Pleret, 29 April 2026 — Musyawarah Antar Kalurahan (MAK) yang diselenggarakan oleh BUMKALMA Pleret yang bertempat di Kalurahan Segoroyoso berlangsung dengan lancar dan penuh partisipasi dari perwakilan kalurahan se-Kapanewon Pleret. Forum strategis ini menjadi wadah penting dalam menentukan arah kebijakan dan keberlanjutan pengelolaan Badan Usaha Milik Kalurahan Bersama (BUMKALMA) Bumi Mataram Sejahtera.
Sidang musyawarah dipimpin oleh Ketua Bamuskal Segoroyoso sebagai ketua sidang, dengan Ketua Bamuskal Pleret bertindak sebagai sekretaris sidang. Dalam forum tersebut, terdapat tiga agenda utama yang dibahas secara mendalam dan menghasilkan sejumlah keputusan penting.
Agenda pertama adalah pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Tahunan BUMKALMA Bumi Mataram Sejahtera LKD Tahun Anggaran 2025. Setelah melalui proses evaluasi dan diskusi, peserta musyawarah menyepakati bahwa laporan dari penasihat, pelaksana operasional, dan pengawas dapat diterima. Alokasi hasil usaha dalam LPJ tersebut difokuskan pada beberapa sektor, yakni penambahan modal usaha, kegiatan sosial, peningkatan kapasitas kelompok, serta kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PAD).
Dalam rincian yang disampaikan, masing-masing kalurahan akan menerima PAD sebesar Rp1.395.000. Selain itu, dana sosial sebesar Rp70.000.000 dialokasikan untuk lima kalurahan, dengan distribusi yang akan disesuaikan berdasarkan kebutuhan masing-masing wilayah.
Agenda kedua menjadi momen penting dengan dilaksanakannya pemilihan dan penetapan Direktur BUMKALMA Bumi Mataram Sejahtera untuk periode 2026–2031. Dalam keputusan musyawarah, Bapak Harmawan, yang dikenal sebagai mantan Lurah Bawuran, resmi ditetapkan sebagai direktur baru. Penunjukan ini diharapkan mampu membawa semangat baru serta memperkuat pengelolaan BUMKALMA ke arah yang lebih profesional dan berkelanjutan.
Sementara itu, agenda ketiga membahas rancangan program kerja Tahun Anggaran 2026 yang diajukan oleh pelaksana operasional. Setelah melalui telaah dari pengawas dan penasihat, peserta musyawarah memberikan persetujuan terhadap rencana tersebut. Program kerja yang dirancang diharapkan mampu meningkatkan kinerja usaha sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat kalurahan.
Dengan terselenggaranya musyawarah ini, BUMKALMA Pleret menunjukkan komitmennya dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi dalam pengelolaan lembaga. Keputusan-keputusan yang dihasilkan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kapanewon Pleret.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin